Friday, 28 November 2014

nyesek

"Temanku berkata. Hati adalah air, aku lantas menyimpulkan. Baru mengalir jika menggulir dari tempat tinggi ke tempat lebih rendah. Ada gravitasi yang secara alamiah menggiringnya. Dan jika peristiwa jatuh hati diumpamakan air terjun, maka bersamamu aku sudah merasakan terjun, jumpalitan, lompat indah. Berkali-kali. Namun kanal hidup membawa aliran itu ke sebuah tempat datar, dan hatiku berhenti mengalir.”



Thursday, 27 November 2014

Lelaki itu adalah aku

Lelaki itu kembali membuat cerita, jiwa seninya kembali hidup, kata kata yang di susun menciptakan cerita sederhana. Sampai lewat tengah malam ia masi mencoba merangkai kata hingga tertidur lelah di lantai kamarnya. Namun ada kelegaan luar biasa yang takkan bisa dikatakannya, melampaui kemampuan rangkum nada atau kata. Dalam kamar itu, akhirnya ia mengetahui apa yang ia inginkan. Bahkan ia tersenyum sebelum mengistirahatkan imajinasinya!







Lelaki itu adalah aku 
Kopi yang kelewat manis itu jadinya eneg. Penginnya dilepeh, nggak pengin ditelan.
Seperti keromantisan yang kelewantan (Lebay) 

-ngetem di warung-

Impian (Menjadi Penulis)

Lagi-lagi, dunia dari sisi kehidupanku yang lainnya menyeretku masuk kedalamnya, membuatku tak bisa fokus pada satu dan lain hal. Yaa.... disatu hari aku fokus di mukabuku, fokus menulis cerita yang membuatku berpikir pada keesokannya lagi buat apa aku menulis itu semua, tapi toh aku berpikir lagi mungkin suatu ketika impianku akan terwujud yaitu mengukir tandatanganku disebuah cover buku dengan namaku sebagai penulisnya. 
‪#‎Impian‬ 


Wednesday, 26 November 2014

Mati Memayat

sampai kapan kita sanggup bertahan dalam diam. bungkam dalam gamang yang semakin mengambang. tak ada yang tau. tak ada yang mengerti. kecuali aku dan kamu. kecuali karena satu rasa itu. hingga mungkin nanti kita akan tenggelam dalam sunyi yang semakin temaram. tanpa pencahayaan. tanpa pencerahan. tanpa jalan keluar. tanpa  tujuan. kemudian hilang tanpa penyesalan.
jangan diam lagi. sepi ini sanggup membunuhku. melalui sebuah rasa kesepian yang membuatku sekarat?! segalanya yang terlewat hanya tersirat sedemikian singkat. tidak ada lagi rasa ketertarikan. tidak ada lagi keinginan. tidak ada lagi hasrat. diam ini membuatku menjadi mayat. membuatku seperti mati!.

Batang, November -Jangan Biarkan Aku Seperti Ini-


Thursday, 20 November 2014

MENGGANDENG TUHAN

Diam di tengah malam, merenungi takdir, mengurangi mimpi, mengabaikan jera. menuai mimpi, membangun angan dan menggandeng tuhan! 

#Bismillahirohmanirohim


Sudah ngak ingin mabok

"mabuk yok bro?"
ajakan seorang teman yang sedang patah hati malam ini! dan saya memutuskan untuk menolaknya. rasanya sudah cukup alkohol merusak tubuh saya. Sudah cukup.!


Batang, Sudah ngak ingin mabok